Home » , , , » The Power Of emak-emak ala PKS

The Power Of emak-emak ala PKS

Dipublikasikan Oleh mawardi pada Selasa, 26 Maret 2019 | 08.58


PKS direct selling desa Bayem Kasembon militansi kader PKS Panwaslu

Bukan kader PKS namanya jika tidak militan, inilah modal utama para kader PKS untuk terus bergerak kemana para pimpinannya memberikan arahan. Sejak pagi subuh Efendi Sudarmono komandan DAPIL 5, telah mengingatkan para kader untuk segera hadir di titik kumpul yang telah ditetapkan. Tidak mudah untuk mengumpulkan sejumlah orang dengan tanpa iming-iming materi, namun hal ini tidak berlaku bagi para kader PKS. Apalagi direct selling (DS) kali ini pesertanya mayoritas para umahat (sebutan emak-emaknya orang PKS), yang disibukkan dengan anak-anak mereka. Karena taat pimpinan sudah Menjadi budaya diantara para kader, maka sejak jam enam pagi hari ahad (24/319) rombongan sudah berangkat menuju kecamatan Kasembon. Sebuah kecamatan yang terletak di wilayah paling barat kabupaten Malang. 



koordinasi sebelum mulai 

pembagian tugas dan arahan ketua DAPIL 5

Kedatangan rombongan emak - emak PKS ini ,   mengejutkan masyarakat desa Bayem kecamtan  Kasembon, sebab desa mereka yang selama ini terbilang jarang di datangi rombongan perempuan apalagi dengan busana hijabers. Secara tiba-tiba  telah meramaikan desa mereka, para emak-emak yang kebanyakan masih muda dan rata-rata membawa serta bayi-bayi  mereka . Emak-emak terlihat begitu lincah membagikan brosur,banner, dan alat peraga kampanye lainnya. Pasukan emak-emak ini, begitu runut dan piawai  menjelaskan materi kampanye yang mereka bagikan lewat brosur yang di bagikan. 
melewati jembatan bambu demi menemui masyarakat

Direct selling (DS), adalah metode memperkenalkan partai dengan mendatangi langsung konstituen di tempatnya, bergerak dari satu tempat ke tempat lain door to door memperkenalkan partai dan caleg. Kegiatan ini juga, dapat mendekatkan diri para kader PKS dengan masyarakat, mendengar keluh kesah mereka, apa yang masyarakat inginkan hingga pada saatnya nanti ketika para kader duduk sebagai anggota dewan mereka telah mengetahui apa yang harus dilakukan untuk masyarakat. Direct selling di desa Bayem, memunculkan hal-hal tak terduga bagi  para peserta ,tak jarang mereka menerima pemberian dari masyarakat yang simpati dengan memberikan buah rambutan yang sedang berbuah di halaman rumah mereka. Ada juga yang mengajak mereka makan durian , jadi direct selling kali ini tidak hanya berbuah simpati masyarakat , namun berbuah rambutan dan durian yang manis semanis senyuman masyarakat yang gembira telah dikunjungi para peserta. 

door to door direct selling

Kegiatan DS yang berlangsung mulai jam sembilan pagi hingga jam satu siang ini, dibawah pengawasan PANWASLU kecamatan Kasembon. Meskipun para peserta ,  terlihat lelah namun lega terlihat pada wajah mereka. Sebab DS di kasembon , memiliki tantangan tersendiri mulai dari berangkat  hingga pulang , para kader perlu mempersiapkan fisik dan mental. Untuk diketahui jarak antara Malang ke Kasembon  sekitar 56 km , atau 1,5 jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan, jika ditempuh dari Malang tempat tinggalnya para peserta direct selling.

Semoga saja militansi para kader , berbuah manis di tangan  para pemilih, dengan mencoblos PKS sebagai pilihan partai dan wakil  mereka pada tanggal 17 April 2019 mendatang, aamiin.

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger