Home » , , » PKS tetap Solid

PKS tetap Solid

Dipublikasikan Oleh Mawardi Ardi pada Senin, 15 Oktober 2018 | 13.31


Sejatinya isu tentang tidak solidnya PKS sering di lontarkan oleh pihak-pihak yang yang tidak ingin melihat PKS berkembang. Isu itu berkembang terus akan berkembang terus hingga menjelang pemilu, tapi bagaimana sbenarnya keadaan Partai dakwah ini? tulisan salah seorang kader PKS ini barangkali bisa sedikit menggambarkan situasi PKS saat ini.Berikut tulisan salah seorang kader PKS yang diambil dari laman Face Booknya Khairudin Khair : 


Ada yang bilang, PKS akan bubar tahun depan. Ah, masa sih? Yang bersangkutan, yakin sekali bilang iya. Sebab, katanya beberapa tokoh sentralnya loncat pagar, kemudian membuat arus baru dengan gaya dan fikiran masing-masing.Sebetulnya, prediksi PKS bubar itu sudah usang. Lagu lama yang nge-hits setiap jelang pemilu atau PilkadaL. Saya malah berkeyakinan sebaliknya, PKS akan tetap eksis dan membesar.
PKS ini memang unik, diprediksi berkali-kali tak lolos electoral Threshold atau sekarang disebut Parliamentary Threshold, tapi hasil pemilu menunjukkan, PKS lolos dan tetap eksis di bursa perpolitikan nasional.Dibeberapa PilkadaL, jagoan PKS jarang diunggulkan. Hasil beberapa opini lembaga survey, sebeleum pencoblosan, elektabilitas calon PKS kebanyakan ditaruh di nomor paling buncit. Dibawah karpet. Tapi, ketika hari penghitungan suara, lagi-lagi suara PKS tak seperti yang mereka bayangkan.
What's wrong? Why..?
Ah, ketimbang memperdebatkan narasi kosong PKS bubar, kita lebih baik bicara fakta sebenarnya, bahwa PKS punya potensi dan peluang besar untuk memimpin negeri ini. Tapi, bukan saat ini, melainkan masa yang akan datang.
Kader-kader PKS, saat ini sedang berusaha mengelola negara dengan berbagai segmentasinya. Uniknya PKS ini, meski mendeklarasikan diri sebagai partai politik, tetapi lingkup kerja kader-kadernya, tak sebatas pada kegiatan politik praktis ansich, melainkan menggurita diberbagai segmentasinya.
Belum tampak saya lihat, di partai politik yang lain, kader-kadernya aktif di lembaga sosial, sebagaimana aktifnya kader-kader PKS. Belum juga saya lihat, kader-kader partai yang lain, aktif mengelola lembaga pendidikan sebagaimana aktifnya kader-kader PKS. Malah sering saya lihat, kader-kader partai lain, mempercayakan anak-anaknya untuk dididik oleh kader-kader PKS.
Dalam kegiatan aksi tanggap bencana, misalnya kita akan melihat kader-kader PKS akan bergerak aktif, terkoordinir dengan baik dan selalu menjadi mitra yang strategis bagi lembaga resmi pemerintah. Uniknya lagi, mereka datang tidak secara sporadis, temporal, sesaat, setelah Selfi langsung pulang, akan tetapi mereka bekerja secara stimulan, sistematis, terencana dan berkesinambungan.
Fakta-fakta ini, harus diakui, suka atau tidak suka, merupakan modal sosial PKS, yang membuat partai ini, lebih potensial akan membesar, ketimbang akan bubar. Fakta ini juga yang menyebabkan, kenapa PKS ini sering diprediksi bubar, tetapi tidak pernah bubar-bubar.
Secara philosofis, kehadiran PKS di belantara politik negeri ini, hanya sebagai wasilah, sebagai alat, sebagai jembatan penghubung yang mencoba menyambung narasi dan kerja-kerja kader PKS di ranah kekuasaan.Darah daging PKS sejatinya adalah dakwah. PKS ini pun, lahir dari aktivitas dakwah. Terbentuk oleh fikiran-fikiran para Du'at yang punya tujuan mulia; islahul hukumah.
Itulah sebabnya, ketua Majlis Syuro PKS, Habib Salim Segaf Al-Jufri, berulang-ulang menegaskan; Dakwah adalah panglima. Artinya, spirit kerja kader-kader PKS, dimanapun ia berkiprah, termasuk di mihwar muasasi, haruslah menampilkan fikrah dan akhlaq seorang da'i, bukan politisi.
Perspektif dakwah yang saya fahami dan saya terima dari ajaran para Du'at PKS adalah bagaimana anda mengajak orang, kepada Allah, dengan penuh hikmah dan keteladanan yang baik, sehingga mereka terhindar kepada kemaksiatan dan para pelakunya, lalu mendekat kepada Allah.
Ingat, kata kuncinya adalah mengajak, bukan menghakimi. Karena kita sejatinya adalah para penyeru yang mengajak, bukan hakim yang memvonis.
Karenanya, saya pribadi tidak pernah khawatir dengan semua prediksi orang-orang, jika tahun depan PKS akan bubar. Saya justru yakin, PKS akan tetap tumbuh, berkembang dan membesar, oleh keikhlasan para kadernya, dalam bekerja, berkhidmat untuk rakyat Indonesia.
Siapapun bisa masuk dan bergabung bersama PKS. Siapapun juga, bisa keluar dan menjauh dari PKS. Itu sudah sunnatullah. Dan sejarah mencatat, tidak sedikit dalam sejarah panjang PKS, tokoh-tokoh pentingnya berguguran, tetapi jejak keikhlasan para kadernya membuatnya tetap bertahan.
Saya di sini. Tidak kemana-mana. Udah, itu aja. Selamat Berkonsolidasi..!

Sumber ; FB
Gambar : PKS.id
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger