Home » » Kini Pengkhutbah Asing Dilarang di Australia

Kini Pengkhutbah Asing Dilarang di Australia

Dipublikasikan Oleh Mawardi Ardi pada Kamis, 09 Oktober 2014 | 06.51

PERDANA Menteri Australia Tony Abbott mengatakan pada hari Rabu (8/10/2014) bahwa ia memerintahkan tindakan keras untuk mencegah pengkhutbah Muslim memasuki Australia. Hal itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan dengan komunitas Muslim menyusul serangkaian serangan yang berhubungan dengan keamanan.
“Pengkhotbah Muslim sekarang akan ‘dikartu merah’”, kata Abbott.
Sistem baru yang lebih keras ini datang setelah sebuah pertemuan publik pekan lalu oleh Hizbut Tahrir, sebuah kelompok internasional di Sydney.
“Apa yang kami ingin lakukan adalah untuk memastikan bahwa pengkhotbah yang dikenal dengan  kebenciannya tidak datang ke negara ini untuk menjajakan pesan ekstremis memecah belah mereka,” kata Abbott kepada wartawan di Sydney.
“Kita selanjutnya akan memiliki sistem baru yang akan memastikan bahwa dakwah kebencian tidak bisa datang ke Australia untuk menjajakan ekstrimisme, memecah belah dengan ideologi mereka.”
Australia sedang siaga tinggi untuk antisipasi serangan oleh kemopok-kelompok yang kembali dari pertempuran di Timur Tengah, setelah meningkatkan ancamannya dalam serangkaian serangan di kota-kota besar.
Para pejabat percaya sekira 160 warga Australia telah terlibat dalam pertempuran di Timur Tengah atau aktif mendukung kelompok-kelompok perlawanan di sana. Setidaknya 20 orang diyakini telah kembali ke Australia dan telah dikatakan menimbulkan risiko keamanan.
Tokoh Muslim Australia mengatakan komunitas mereka secara tidak adil ditargetkan oleh penegak hukum dan diancam oleh kelompok-kelompok sayap kanan. Ada kekhawatiran bahwa kebijakan yang bertujuan untuk memerangi umat Islam bisa menciptakan serangan balasan.
“Kami telah lama terkena upaya pemerintah untuk membungkam perbedaan pendapat terhadap kebijakan luar negeri yang tidak adil dan brutal, dan di sini kami sekarang melihat gerakan untuk melegalkan pembungkaman ini,” kata seorang tokoh Muslim dalam sebuah pernyataan.
“Para pembicara semua lokal. Ada yang jangga atas pernyataannya terkait pembicara internasional. Terbukti, perdana menteri tidak tertarik pada fakta ketika membungkam perbedaan pendapat politik atau menyiapkan histeria Islamophobia.”
Australia juga menegaskan pada Rabu bahwa mereka telah mulai terbang operasi tempur di Irak pada hari Ahad, tetapi jet telah ditarik keluar dari serangan potensial pertama mereka melawan ISIS karena khawatir membunuh warga sipil.
Pekan lalu, Abbott mengatakan pasukan khusus tentara Australia akan dikerahkan di Irak untuk membantu dalam memerangi militan Isil, dan bahwa pesawatnya juga akan bergabung dengan serangan koalisi yang dipimpin AS.
Amerika Serikat telah membom Isil dan kelompok-kelompok lain di Suriah selama hampir dua pekan dengan bantuan sekutu Arab, dan memukul target di Irak sejak Agustus. [ds/islampos/worldbulletin]
Sumber : islampos.com
Share this article :

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger