Home » » Mensos Persilakan Tokoh Agama Jadi Fasilitator PKH

Mensos Persilakan Tokoh Agama Jadi Fasilitator PKH

Dipublikasikan Oleh Mawardi Ardi pada Kamis, 24 April 2014 | 13.42

PADANG - Masyarakat Sumatera Barat atau lebih tepatnya Suku Minang Kabau memegang erat adat istiadat sejak zaman dahulu kala. Peran tokoh adat dan tokoh agama yang begitu dihormati dianggap dapat menjadi penengah dalam penyelesaian konflik.

Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri menyambut baik adanya rencana menjadikan para tokoh adat dan tokoh agama sebagai pendamping program bantuan untuk mensejahterakan rakyat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

"Daerah munculkan saja rencana itu, kita tidak mungkin mengintervensi. Kalau memang tokoh agama dan tokoh adat yang menjadi pendamping dan yang terbaik kenapa tidak dimunculkan," ujar Salim dalam Dialog Interaktif dengan relawan dan tokoh masyarakat di Balai Besar Pendidik dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Regional I Sumatera, Padang, Sumatera Barat, Rabu (23/4/2014).

Hal tersebut, kata Salim, sesuai dengan visi yang selama ini dibangun yakni membangun kearifan lokal untuk menciptakan kesejahteraan sosial. Tokoh adat dan tokoh agama dianggap paling dekat dengan masyarakat dan dapat menyelesaikan permasalahan sosial.

"Kami selalu menggarisbawahi kearifan lokal sangat luar biasa dalam menyelesaikan permasalahan sosial, apakah itu masalah konflik dan sebagainya. Kalau tokoh itu ada biasanya bisa menyelesaikan konflik, kalau tokoh itu ada biasanya masalah-masalah sosial kemiskinan bisa ditangani dengan cepat. Itu kan aset," paparnya.
(ful) sumber: okezone.com
Share this article :

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger