Home » » Miss World, Puncak Kemarahan Ummat Islam Indonesia

Miss World, Puncak Kemarahan Ummat Islam Indonesia

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Rabu, 04 September 2013 | 07.12

Selama ini umat muslim di Indonesia telah terbakar emosinya, karena melihat berbagai penderitaan dan pelecehan yang dialami saudaranya di berbagai wilayah negeri kaum muslimin.

Muslim di Indonesia merasa teriris hatinya saat menyaksikan saudaranya di Suriah tengah dibantai oleh rezim bengis Assad yang terakhir diketahui telah meluncurkan senjata kimia yang menewaskan lebih dari 2.200 warga sipil dan 400 lebih di antara korban adalah anak tak berdosa. 

Begitupun pembantaian terhadap saudaranya di Mesir oleh junta Militer yang telah menewaskan lebih dari 700 jiwa. Dan tetap berlangsungnya pembantaian muslim di Palestina, Rohingya, Moro, serta berbagai intimidasi dan pelecehan dan penghinaan terhadap para muslimah dan simbol-simbol keislaman di Eropa.

Menyaksikan berbagai hal tersebut, muslim Indonesia hanya bisa mengutuk dan berdoa untuk para korban kebengisan para rezim yang merupakan antek ASing dan para phobia Islam.

Dan saat ini, ketika di negerinya sendiri, Indonesia, berbagai kebijakan pemerintah yang selalu berpihak kepada ASing, para pejabat yang korup, dan keadaan ekonomi yang semakin buruk dengan melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok, serta melemahnya nilai rupiah, semakin membuat rakyat khususnya umat muslim yang mayoritas, berada pada kondisi sulit dan emosi yang tinggi.

Adanya ajang Miss World yang akan diselenggarakan di Indonesia September 2013 ini, merupakan momentum bagi muslim Indonesia meluapkan emosi kemarahannya, karena ajang ini sungguh telah menghina ajaran Islam dan merendahkan martabat perempuan di negeri mayoritas muslim ini.

Jika selama ini, muslim Indonesia hanya bisa mengutuk atas penderitaan dan pelecehan terhadap agama islam serta kaum muslimin, maka saat hal ini terjadi di negeri ini, maka muslim Indonesia akan melakukan segala hal dan upaya untuk menggagalkan ajang Miss World ini.

Apalagi penolakan terhadap acara ini begitu luas dan muslim Indonesia seolah bersatu untuk menggagalkan acara ini. Tercatat Menteri Agama Suryadharma Ali, MUI Pusat dan MUI seluruh Indonesia, lebih dari 60 Ormas dan Lembaga Islam, DPRD Jateng, KOMNAS HAM, para ulama dan Tokoh umat Islam, bahkan Bupati kabupaten Bogor telah melarang Gedung SICC Sentul Kabupaten Bogor digunakan sebagai acara puncak Miss World.

Adapun Fakta acara Miss World 2013 yang diselenggarakan di Indonesia menunjukkan diantaranya: Penyelenggara: Hary Tanoe (non Muslim); Juri: Liliana Tanoe (non Muslim); Host: Daniel Mananta (non Muslim); Kontestan (Miss Indonesia): Vania Larissa (non Muslim).
Katanya ‘mewakili’ Indonesia, kok non Muslim semua? Padahal Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia.

Bahkan Ustadz Arifin mengajak kepada seluruh jamaah Az Zikra, dan umat Islam umumnya untuk melakukan demonstrasi menolak tegas diadakannya acara Miss World yang akan diselenggarakan di Indonesia khususnya di Bogor, Jawa Barat.”Bohong dzikir kita kalau tidak memperhatikan urusan umat dan membiarkan kemaksiatan didepan mata kita,” ujar Ustadz Arifin. [Kompasiana/Tomy Khan]
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger