Home » » R4BIA, Simbol Keteguhan dan Perlawanan Seluruh Dunia untuk Dukung Kebebasan

R4BIA, Simbol Keteguhan dan Perlawanan Seluruh Dunia untuk Dukung Kebebasan

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Senin, 19 Agustus 2013 | 12.54

# R4BIA 
Perdana Menteri Turki Recep Tayip Erdogan kembali mengecam keras pembantaian yang dilakukan junta militer Mesir yang terjadi pada hari Jumat dan Sabtu di Ramses Square dan Masjid Fatih yang dikepung junta Militer.

Pada kesempatan itu, Erdogan juga 'melaunching' simbol 4 jari sebagai simbol untuk mengenang markas demonstran Pro Mursi di Rabi'ah yang telah dibumi hanguskan oleh junta militer.

Secara sederhana simbol 4 jari untuk menunjuk icon Rabi'ah (dalam bahasa Arab, Rabi'ah/arba'ah = Empat). Rab'ah (angka 4) dijadikan sebagai Simbol Keteguhan dan Perlawanan untuk seluruh dunia yang mencintai kebebasan.

Jari yang menunjukkan angka empat itu sebagai arti dari Rabi'ah yang dalam bahasa Arab berarti 4. Rabi'ah Al-Adawiyah sendiri adalah nama seorang tokoh sufi wanita yang cerita kecintaannya kepada Allah swt melegenda.
Erdogan, dengan simbol R4BIA
"Kata mereka ‪#‎Rabia‬ adalah suatu simbol, maka ini menjadi simbol keteguhan dan perlawanan bagi perindu kebebasan di seluruh dunia"

Deklarasi R4BIA sebagai "World Symbol"
Simbol 4 jari dan hashtag #R4BIA ini sudah ramai dipakai oleh pengguna social media (Twitter, Facebook dan juga profil picture di BlackBerry Messenger, Whatsapp atau pun Yahoo! Messenger) mulai Sabtu kemarin. Simbol ini sudah massif dipakai. Ini adalah simbol keberanian, simpati, dan keberpihakan kepada rakyat yang menuntut haknya dipimpin oleh pemimpin yang ta'at kepada Allah swt, yang hafizh Qur'an dan merakyat. [IM/Sinai]
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger