Home » » Mohammed Sobhy: Evakuasi WNA di Mesir Bagian dari Bentuk Tekanan Politik

Mohammed Sobhy: Evakuasi WNA di Mesir Bagian dari Bentuk Tekanan Politik

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Kamis, 22 Agustus 2013 | 13.31

KAIRO - Pengamat politik Mesir Mohammed Sobhy mengatakan kebijakan sejumlah pemerintah asing untuk mengevakuasi warga negaranya dari Mesir tidak sekadar faktor keamanan, tapi juga sebagai tekanan politik.

"Banyak negara yang memutuskan untuk mengevakuasi warganya dari Mesir belakangan ini sebetulnya tidak murni faktor keamanan, tapi lebih kental tekanan politik," kata Sobhy dalam diskusi interaktif dengan jaringan televisi Sharq El Awsat.

Sobhy merujuk pada kebijakan pemerintah Malaysia, Venezuela dan Filipina serta sejumlah negara lainnya sebagai wujud tidak senang terhadap pemerintah transisi yang dihasilkan dari kudeta militer.

"Venezuela lebih tegas dengan menarik duta besarnya dari Kairo, adapun Malaysia dan Filipina lebih ramah dengan hanya memulangkan warganya. Tapi sebetulnya sama saja misinya: menekan pemerintah transisi Mesir," katanya.

Menurut dia, Malaysia dan Filipina merupakan negara demokratis sehingga tidak ingin kudeta Mesir menjalar ke negara-negara tersebut. Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Jumat (16/8) lalu memanggil pulang Duta Besarnya dari Kairo dan mengutuk tindakan keras terhadap demonstran dan mengecam penggulingan Presiden Mohamed Mursi dalam kudeta militer pada 3 Juli. [ROL]
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger