Home » » Fraksi PKS Sampaikan Protes kepada Duta Besar Mesir untuk Indonesia atas Pembantaian Demonstran Mesir

Fraksi PKS Sampaikan Protes kepada Duta Besar Mesir untuk Indonesia atas Pembantaian Demonstran Mesir

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Jumat, 30 Agustus 2013 | 10.05

Jakarta  - Seperti dilansir sebelumnya bahwa, militer pro-kudeta mengirimkan utusannya ke negara-negara mayoritas muslim untuk menjustifikasi kudeta serta pembantaian yang dilakukan mereka, dalam rangka itu salah seorang utusan pro-kudeta dikirim ke INDONESIA, dia adalah Mohammed El –Sayed Selim seorang akademisi Mesir.

JAKARTA—Anggota Komisi I dari Fraksi PKS Budiyanto menyampaikan protes kepada Duta Besar Mesir untuk Indonesia Baha Dessouki atas pembantaian warga sipil yang terjadi di Mesir. Menurut anggota Komisi I DPR ini, tindakan militer Mesir tersebut sangat bertentangan dengan hak asasi manusia dan melecehkan demokrasi.

Budiyanto menyampaikan protes tersebut ketika menghadiri pertemuan antara Duta Besar Mesir, yang ditemani seorang akademisi Mesir prokudeta Mohammed El –Sayed Selim, dengan pimpinan dan anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Kamis (29/8) di gedung parlemen, Senayan, Jakarta.

Budiyanto mengutuk tindakan miiter Mesir, yang menurutnya melakukan dua kesalahan fatal dalam konteks negara demokrasi. Pertama, melakukan kudeta terhadap pemerintahan yang sah. Kedua, membantai ribuan warga sipil yang melakukan aksi damai menentang kudeta militer itu.

“Dalam konteks negara demokrasi kedua tindakan tersebut sama sekali tidak bisa dibenarkan, apa pun alasannya,” tandas aleg dari Fraksi PKS DPR ini. 

Dalam kesempatan tersebut Budiayanto juga mempertanyakan soal mandat sekelompok rakyat yang berdemo menentang presiden yang sah, yang kemudian dijadikan dalih untuk mengambil alih kekuasaan oleh militer. Kata Budiyanto, dalam negara demokrasi mandat untuk memerintah atau tidak memerintah diberikan rakyat melalui pemilihan umum, bukan melalui demonstrasi satu golongan dalam masyarakat.

Selain Budiyanto, anggota Komisi I DPR lainnya Tantowi Yahya juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas banyaknya rakyat sipil yang tewas dalam aksi demonstrasi menentang kudeta.

Anggota Fraksi Golkar DPR ini menyayangkan sikap represif militer Mesir hingga menyebabkan jatuhnya banyak korban sipil. 

Evakuasi WNI

Usai pertemuan dengan Dubes Mesir, dalam keterangannya Budiyanto meminta pemerintah RI untuk melakukan evakuasi terhadap WNI yang masih tinggal di Mesir. Belum berhentinya protes atas kudeta dan pembantaian rakyat sipil, serta sikap represif militer Mesir saat ini, dikhawatirkan berimbas kepada warga asing yang ada di sana, termasuk warga dan mahasiswa Indonesia.

Sejumlah negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, Venezuela, dan sejumlah negara lainnya sudah melakukan evakuasi terhadap warganya. Bahkan Venezuela tidak hanya mengevakuasi warganya, tetapi juga menarik duta besarnya sebagai bentuk protes terhadap kudeta dan pembantaian warga sipil Mesir.

“Untuk menjaga keamanan warga Indonesia di Mesir, saya berharap pemerintah segera melakukan evakuasi. Jangan tunggu sampai jatuh korban,” tandas Budiyanto. [Tajuk.co/HAS]
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger