Home » » Target Turunkan Elektabilitas PKS Tercapai, Penentuan Kuota Kembali ke Menko

Target Turunkan Elektabilitas PKS Tercapai, Penentuan Kuota Kembali ke Menko

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Sabtu, 20 Juli 2013 | 20.44

Oleh: Andri 24id

Mengapa pemerintah lambat menangani lonjakan harga?

Karena memang sejauh ini pemerintah baru mengandalkan satu saja melawan solusi kenaikan harga ini, yaitu impor. Padahal di sana ada masalah tata niaga negeri ini yang belum sehat yang harus dibereskan. Sehingga lebih lanjut menghambat proses kemandirian bangsa ini dengan supplay dari peternak di negeri sendiri.

Ketika pemerintah hanya punya satu strategi, sementara strategi import itu tengah dipakai untuk membuat PKS jatuh secara survei elektabilitasnya, maka; pemerintah tidak pakai dulu strategi ini. Karena bisa-bisa jadi terlihat jelas, siapa yang sebenarnya bisa memainkan keran impor yang sungguh teramat menggiurkan ini.

Buat Mentan jelas bertolak belakang antara memperbesar impor yang menggiurkan dengan tugas pokok dan fungsinya dalam membangun kemandirian bangsa ini dalam pengadaan pangan. Hal yang sulit dan perlu waktu serta modal dengan segala resikonya untuk mengembangkan peternakan dan pertanian. Sementara pilihan impor cukup dengan buka proyeksi profit ke sana sini, langsung bisa menilep dolar. Mana mungkin, kasus impor ini hanya secuil kasus LHI.

Kalau tidak percaya silakan baca lebih lanjut di bisnisnya.

Yang menjadi miris adalah, mengapa hanya untuk sebuah kasus LHI kemudian sampai keluar candaan gaya Ridwan Saidi di acara ILC TV One, yang menyebutkan Menko Perekonomian itu hanya sekedar MC rapat dalam penanganan impor.

Sehingga bisa melahirkan opini: ketika kasus impor ini belum menurunkan survei elektabilitas PKS, maka Menko jangan dulu ngurusin impor. Ketika tujuan politik ini sudah tercapai, ambil lagi lahan empuk dunia impor ini.

Akhirnya ketika suasana tentang harga ini semakin rumit barulah digelontorkan impor yang sehebat-hebatnya, dengan mencoba membentuk imej inilah penyelamat kenaikan harga. Bahkan setelah itu hak penentuan perhitungan kuota terkait program swasembada pertanian & peternakan kembali dicabut dari Mentan. Tentu ini akan semakin membuat syahwat impor akan kembali menggulung pengembangan dunia pertanian dan peternakan negeri ini.

Bukankah itu yang diharapkan para mafia?

_________________
Sumber: Kompasiana
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger