Home » » Preman dan Polisi Mesir Serang Demonstran Pro Mursi yang Sedang Sholat Tarawih di Masjid Al-Fatah, Ramsis

Preman dan Polisi Mesir Serang Demonstran Pro Mursi yang Sedang Sholat Tarawih di Masjid Al-Fatah, Ramsis

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Selasa, 16 Juli 2013 | 18.45

Preman dan polisi menangkap memukuli
pendukung Presiden Mursi 
Menjelang tengah malam, Senin (15/7) hingga dini hari Selasa (16/7) suasan Kairo mencekam ini akibat penyerangan brutal aparat kepolisian dan kawanan preman bersenjata terhadap massa pendukung Presiden Mursi di di Ramsis Square, jantung kota Kairo, dan beberapa tempat lain seperti Nahda Square dan Ghamra.

Berdasarkan kesaksian beberapa demonstran kepada Aljazeera, penyerangan terjadi ketika demonstran melaksanakan shalat Tarawih. Demonstran diserang menggunakan peluru panas, peluru tajam dan gas air mata. Empat orang dinyatakan meninggal sementara lebih dari 300 orang mengalami luka-luka, sesak nafas dan mengalami patah tulang. 

Ratusan orang terperangkap di dalam mesjid Al Fath, Ramsis yang dikepung oleh polisi dan preman. Polisi juga menangkapi demonstran dan belum diketahui berapa orang yang tertangkap. Penyerangan ini dilakukan untuk mengusir demonstran di Ramsis. Sementara aksi serupa juga terjadi di beberapa lokasi lain seperti Nahda Square dan Ghamra, tak jauh dari Ramsis. 

Suasana cacau pasca penyerangan
Memasuki hari ke-12 pasca kudeta militer atas Presiden Mursi, jumlah demonstran yang menuntut pengembalian legitimasi kian bertambah.

Di Kairo, demonstrasi berlangsung di beberapa titik seperti Rabea el Adawea, Nahda Square, Giza Square, bundaran Monib, wisma Garda Republik, Ramsis dan Istana Negara 'Ettihadiyah'. Sementara di berbagai provinsi juga terjadi aksi damai massa menuntut pengembalian Mursi.   

Sejak tiga hari belakangan militer begitu gencar menebarkan selebaran kepada demonstran berisi sanjungan kepada para pemuda, bujukan agar pulang ke rumah, janji jaminan keselamatan demonstran hingga ancaman menyuruh demonstran berhenti. Namun kejadian malam ini cukup mencoreng moralitas aparat kepolisian dan militer untuk kesekian kalinya di mata rakyat dan dunia. Pihak militer dan kementrian dalam negeri dituntut bertanggung jawab atas aksi brutal ini.

________________
Sumber:  [Chan/Sinaimesir]
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger