Home » » PM Turki Recep Tayyip Erdogan Keluarkan Pernyataan Keras sikapi "Tragedi Mesir Berdarah"

PM Turki Recep Tayyip Erdogan Keluarkan Pernyataan Keras sikapi "Tragedi Mesir Berdarah"

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Minggu, 28 Juli 2013 | 09.34

Sejak terjadinya paraha kudeta Militer terhadap Presiden Mesir yang terpilih secara demokratis oleh Al-Sisi, berulang kali Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengeluarkan pernyataan keras sebagai protes atas kejahatan kemanusiaan yang terjadi di Mesir.

Berikut sikap Erdogan yang tergambar melalui pernyataan-pernyataannya menyikapi peristiwa "Tragedi Mesir Berdarah":

Pernyataan 1: Mereka yang menjungkirkan pemerintah terpilih belum berhenti zalim, mereka juga membantai saat ummat Islam sedang persiapkan Sahur.

Pernyataan 2: Di Mesir, pertama mereka membunuh kehendak nasional dan kini mereka membunuh bangsanya.

Pernyataan 3: Mereka (tentara Mesir) tidak bisa mengalahkan musuh-musuhnya (Israel, maksudnya). Mereka hanya bisa mengalahkan rakyatnya.

Pernyataan 4: Dimana orang-orang yang dibayar untuk bekerja di surat kabar, ketika 200 jiwa tewas di Mesir dalam satu malam?

Pernyataan 5: Hey (pemimpin) negara-negara Arab dan berpenduduk muslim, kapan kau akan mendengar apa yang terjadi di Mesir?

Pernyataan 6: Kami (Turki) takkan tinggal diam dalam menghadapi ketidakadilan. Bahkan jika semua orang senyap, kita akan tetap lantang.

Pernyataan 7: Kami akan membuat penduduk dunia mengetahui pembantaian di Mesir. Anda pikir Anda benar dengan membunuh jutaan orang Mesir?

Pernyataan 8: Kami tahu persis siapa yang berada di balik kudeta Mesir. Mereka harus mengkoreksi perilaku mereka.

Pernyataan 9: Praktik ini bahkan lebih parah dibandingkan kezaliman era Mubarak, semua ini harus segera berakhir.

Pernyataan 10: Ekonomi Turki juga dapat serangan besar-besaran baru-baru ini, tetapi masih tetap kuat. Ada peran kotor media dan lobi.

Pernyataan 11: Dimana Uni Eropa? Apa yang terjadi dengan nilai-nilai mereka? Dimana mereka yang mengajarkan demokrasi ke kanan hingga kiri?

Pernyataan 12: Dimana mereka yang berteriak-teriak saat polisi Turki menggunakan air dan merica (saat menghadapi demo anti Erdogan -ed)? Mengapa mereka diam saat pembantaian di Mesir?

Pernyataan 13: Hei dunia Islam (negara2 Arab dan berpenduduk mayoritas muslim), saudara Mesir Anda sedang dibunuh. Apakah kau mengetahui ini?

Pernyataan 14: Hey dunia Arab & muslim, kapan kau peduli pertumpahan darah saudara-saudaramu di Mesir? Anda juga tidak terdengar dalam soal Syria.

Pernyataan 15: Penzalim (di Mesir) adalah banci pengecut. Mereka takut jeritan anak yatim dan janda.

Pernyataan 16: Mereka (tentara Mesir) tak bisa tampil terhormat melawan musuh-musuh mereka (Israel), belagak "jantan" di hadapan rakyatnya sendiri.

Pernyataan 17: Hei BBC, CNN, yang menyiarkan demo di jalan-jalan Turki berjam-jam. Terhadap kudeta Mesir dan pembantaiannya, dimana Anda?

Pernyataan 18: (Media Internasional) Kenapa Anda tidak menyiarkan pembantaian di Mesir? Karena bukan kepentingan Anda?

Pernyataan 19: Mereka boleh diam terhadap dengan pembantaian Mesir dan segala kebiadaban di sana. Kami tidak akan diam.

Pernyataan 20: Ditujukan kepada tentara Mesir: Sampai kapan kalian akan membunuh? Anda harus tahu bahwa kebenaran (Al-Haq) akan menang, cepat atau lambat.

Pernyataan 21: Mereka yang terus-menerus menuding saya diktator, sanggupkah Anda menyebut pemimpin diktator di Mesir sebagai diktator?

Pernyataan 22: Kedutaan (Turki) di Somalia diserang hari ini. Dibuat seolah-olah mereka yang melakukan (plot) serangan ini adalah Muslim.

Pernyataan 23: Kenapa mereka menyerang kedutaan kami (Turki)? Karena kami memberikan bantuan pada saudara-saudara kami Somalia.

______________________
Dikutip dari berbagai sumber
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger