Home » » Luthfi Hasan Ishaaq, Bersalah Sebelum Vonis dan Menghukum Dengan Peradilan Opini

Luthfi Hasan Ishaaq, Bersalah Sebelum Vonis dan Menghukum Dengan Peradilan Opini

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Senin, 01 Juli 2013 | 16.00

JAKARTA - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq hari ini dijadualkan menjalani sidang lanjutan dalam kasus pengaturan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

Sidang mengagendakan pembacaan nota keberatan (eksepsi) dari Luthfi yang akan disampaikan kuasa hukumnya, Muhamad Assegaf. Eksepsi Luthfi bertajuk ‘Bersalah sebelum vonis, menghukum dengan peradilan opini’.

"Karena penyidik KPK mendakwa Luthfi tidak sesuai dengan asas tersebut, di antaranya penyitaan aset, KPK tidak hanya menyita dokumen, tapi juga menempel papan pengumuman penyitaan. Padahal tanpa papan itu penyitaan sudah sah," kata Assegaf di pengadilan Tipikor, Jakarta (1/7/2013).

Menurut dia, penyitaan KPK atas hal itu sangat melanggar asas praduga tak bersalah, karena pengadilan baru berlangsung tapi vonis terhadap terdakwa telah disebarkan ke masyarakat.

Maka, penegak hukum harus menekankan sikap kehati-hatian, pasalnya aparat penegak hukum yang ceroboh justru akan merusak hukum dan merusak seluruh proses hukum.

"KPK sebuah institusi penegak hukum yang sedang disanjung publik dan media, maka yang disampaikan KPK selalu benar. Siapapun yang mengkritisi adalah musuh bersama, apapun aparat KPK, lazimnya bisa saja berbuat salah," tukasnya.

Selanjutnya, Luthfi memprotes penyebutan istilah ‘ditangkap tangan’ di kantor DPP PKS, seusai menangkap Fathanah. Menurut Assegaf, kliennya tidak ditangkap tangan saat tengah melakukan tindak pidana yang dituduhkan.

"Ini menimbulkan adanya motif non hukum di belakangnya," tukasnya. (Okezone)
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger