Home » » LHI Lebih Hebat dari Hatta Radjasa ?

LHI Lebih Hebat dari Hatta Radjasa ?

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Rabu, 03 Juli 2013 | 11.56

Kasus suap penambahan kuota impor daging sapi akan terlalu sempit bila hanya seputar LHI dan AF yang swasta. Melihat proses terjadinya impor ini ada dalam lingkup koordinasi antar menteri. Artinya tidak berada dalam kuasa penuh seorang menteri. Apalagi seorang LHI, yang sejauh-jauhnya hanya bisa memberi pengaruh. Apalagi itu seorang AF yang hanya cari-cari peluang sebagai makelar.

Sehingga wajar bila Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Ucok Sky Ghadafi menilai penanganan kasus korupsi impor daging sapi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bernuansa politis. Pasalnya, lembaga anti korupsi pimpinan Abraham Samad ini tidak melebarkan penyidikan terhadap keterlibatan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa.

Saya pikir kasus suap impor daging sapi ini perlu didudukkan dengan proporsi konstruksi masalah yang lengkap dan bernas agar KPK tidak dituduh ditunggangi motif politik. Karena memang dari awal kita semua secara sederhana memahami, bahwa hal ihwal tentang  impor ini bukan domain Kementrian Pertanian.

Andai saja menteri pertanian berani berbuat curang, akan terlalu riskan kalau dia main sendiri. Karena finalisasinya pasti pada rapat koordinasi di bawah Menko. Artinya bagaimanapun keadaannya pasti akan melibatkan menko. Apakah di sana berjalan baik ataupun bila ada kecurangan. Dan sungguh teramat bodoh bila ada pengusaha yang hanya mengandalkan menteri pertanian saja. Bahkan hanya mengandalkan LHI atau bahkan terlalu percaya berlebihan sama AF.

Sebagai catatan, AF sendiri pernah dihukum karena kasus penipuan. Kemudian kita lihat bersama perilaku tidak baik dari AF yang sudah diumbar oleh pembukaan kasus oleh KPK. Baik tentang wanita dan lain sebagainya. Menurut pendapat saya, mana ada pengusaha yang tiba-tiba bakal percaya dengan kredibilitasnya.

Kepercayaan itu akan muncul ketika memang ada jalan sutra untuk mencapai ke posisi akhir sampai di setingkat menko sebagai yang punya hajat tentang impor ini. Apalagi kalau diduga perkara impor daging ini keterkaitannya sampai kepada wilayah istana. Pasti orang sekelas AF akan mulai memiliki taji di mata para pengusaha.

Memang harus diakui, yang diperiksa atau yang diperkarakan pasti hanya mereka yang terlibat dalam kecurangannya, atau korupsinya. Hanya untuk melengkapi konstruksi hukum yang jelas, bernas dan proporsional, maka kasus ini harus dibuka sebagaimana luasnya permasalahan impor daging.

Bila KPK tidak mendudukkan proporsi yang benar untuk kasus ini, akan selalu ada dugaan motif politik yang mengganggu dan membuat persidangan berjalan terlalu lambat. Karena akan selalu ada praduga yang mengganggu. Seperti informasi seperti ini pada link di bawah ini, ada apa?

Apa ini yang membuat seorang LHI bisa lebih hebat dari Hatta Radjasa, soal impor daging sapi?

Atau ada yang lebih hebat dari Hatta Radjasa tapi bukan LHI?

___________
*http://politik.kompasiana.com/2013/07/03/lhi-lebih-hebat-dari-hatta-radjasa-570394.html
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger