Home » » Krisis Politik Mesir, Proses Kriminalisasi Mursi Mulai Dilakukan

Krisis Politik Mesir, Proses Kriminalisasi Mursi Mulai Dilakukan

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Senin, 15 Juli 2013 | 08.24

Sesuai dengan sekenario yang di gariskan oleh  junta militer Mesir untuk menyingkirkan Presiden terguling Muhammad Mursi dan para  elite  politik FJP dari Ikhwanul Muslimin ,kejaksaan sudah melayangkan surat perintah penangkapannya.

Dalam surat perintah penangkapan terhadap  elite FJP ,partai sayap politik Ikhwanul Muslimin jaksa menuding bahwa mereka  merupakan pemicu kerusuhan di Mesir. Kejaksaan sedang mengkriminalisasi para elite Ikhwanul Muslimin, terutama  Presiden terguling Muhammad Mursi yang sejak kudeta militer Rabu 3 Juli 2013 ditahan di suatu tempat yang dirahasiakan.

Meskipun begitu kononnya Presiden terguling Muhammad Mursi ditahan di barak militer di Cairo, lokasi dimana terjadi aksi-aksi unjuk rasa besar-besaran hari Jum’at 5 Juli 2013 lalu yang menewaskan 52  orang dan ribuan lainnya mengalami  cedera .Kerusuhan itulah yang dituduhkan oleh junta militer Mesir didalangi oleh Ikhwanul Muslimin pimpinan Muhammad Badhie. Namun kejaksaan yang sedang mengatur skenario “pengkriminalisasian” terhadap Ikhwanul Muslimin mengatakan, bahwa terdapat keluhan yang diadukan karena aksi-aksi itu telah menimbulkan fitnah hasutan dan juga merugikan perekonomian Mesir, ujarnya kepada Associated Press Sabtu 13 Juli 2013.

Sementara itu para pendukung Presiden terguling Muhamamad Mursi masih berkumpul di kawasan lapangan Ar Rabaa Al Adawiyah, Cairo Sabtu 13 Juli 2013 sebagaimana dilaporkan  Voa. Mereka  tetap bersikokoh menuntut supaya segera dipulihkan kembali kekuasaan Presiden terguling Muhammad Mursi. Para pemimpin Ikhwanul Muslimin menolak bergabung dengan rejim sementara bentukan  Junta militer ,meskipun Presden sementara Adly Mansour coba membujuk mereka. Ikhwanul Muslimin menganggap rejim transisi itu ilegal, karena bukan dipilih oleh rakyat Mesir lewat proses demokrasi karenanya perlu segera dibubarkan dan kekuasaan diserahkan kepada Presiden Muhammad Mursi sebagai hasil  pemilu tahun 2011.

Pemerintah AS ,Jerman juga mendesak supaya Presiden terguling Muhammad Mursi segera di bebaskan dari tahanan miiter dan dalam proses demokratisasi Mesir smengikut sertakan semua partai politik yang ada. Terkait soal itulah junta militer sedang berupaya”mengkriminalisasi” Ikhwanul Muslimin sebagai kekuatan mayoritas  di Mesir.Dan  berbagai tuuduhan terhadap presiden terguling Muhammad Mursi  mulai dicari-cari untuk membunuh karakter Mursi dan pemimpin Ikhwanul Muslimin lainnya, dengan harapan jikapun mereka kedepan  ikut dalam pemilu diharapkan rakyat tidak lagi mendukungnya.

Jika para elite politik FJP bisa ikut serta dalam pemilu diperkirakan mereka akan meraih kembali kemenangannya, yang tentunya sangat  berbahaya bagi junta militer. Karena berdasarkan bukti fakta yang tidak terbantahkan bahwa Ikhwanul Muslimin itu mayoritas dan sangat dicintai oleh warga negara Mesir sebagaimana dibuktikan dalam Pemilu 2011 dan juga referendum tahun 2012 lalu. Terkait  inilah sehingga AS tidak bisa menghindari daripada mendukung rejim Muhammad Mursi meskipun mereka kurang senang juga kepada Ikhwanul Muslimin.Sikap Paman Sam tersebut juga diikuti oleh negara-negara lainnya, seperti Jerman, Turki dan masyarakat internasional.

_________________
Oleh: Muhammad Nurdin
Sumber: Politik.Kompasiana
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger