Home » » Kentalnya Peran Intelijen Israel Mossad dalam Penggulingan Moursi

Kentalnya Peran Intelijen Israel Mossad dalam Penggulingan Moursi

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Senin, 08 Juli 2013 | 13.52

Kita dibuat terkaget, mengapa intelejen Mossad sukses menguasai dan mengarahkan opini publik di Mesir, terutama perannya dalam kudeta Militer Mesir kepada Presiden sah, Dr. Muhammad 
Moursi. 

Dalam seminar yang diadakan Universitas Tel Aviv, tanggal 2 Juli 2011, dubes Israel untuk Mesir dan mantan Menlu Levni, menegaskan akan mengobarkan kudeta terhadap negara-negara yang dikuasai Ikhwanul Muslimin atau negara Arab yang kontra dengan Israel. Kudeta dirancang setelah aura kemenangan Ikhwanul Muslimin dan Salafy menguasai 70 % parlemen Mesir. 

Standar intelejen dalam setiap operasi adalah, membuat bulsit (penimbul situasi). Rekayasa pun dibuat, satu sama lain saling berkaitan. Mulai dari penimbunan bensin-gas-bahan pokok, hingga aksi mogok massal para polisi dan pembiaran terhadap pembantaian yang dilakukan gerakan Tamarrud. 

Akan tetapi, satu nama yang paling berperan dan digunakan pengaruhnya oleh Israel adalah seorang intel Mossad yang bernama Rafael Sahin ben David atau Adil Sahin ben Ibrahi Sa'id Sahin. Istrinya sama-sama intel Mossad bernama Insyirah Ali Musa. Nama yang asing di telinga kebanyakan kaum awam Mesir, namun cukup menghebohkan dunia Arab. 

Kisahnya dimulai sejak penangkapan sang intel pada tahun 1977. Ia berhasil dipenjarakan dan divonis hukuman gantung, berikut istrinya Insyirah. Dari keluarga ini lahir pula anak-anak yang di kemudian hari menjadi intel Israel. Hingga akhirnya Nabil Syahin divonis hukuman kerja paksa. Sedangkan Muhammad dan Adil dikembalikan ke tempat rehabilitasi, karena saat divonis masih di bawah umur. 

Rafael Syahin mati di tiang gantung. Insyiroh dan ketiga putranya dibebaskan dalam program pertukaran tawanan Israel-Mesir. Berita keluarga Insyiroh ini pun tenggelam. 

Namun pada tahun 1989, harian Yedout Ahronot melaporkan keadaan Insyirah dan anak-anaknya. Di harian tersebut dilaporkan, "Insyirah Syahi (nama Israelnya Dyna Ben David) sekarang tinggal bersama kedua putranya di jantung kota Israel. Anaknya Muhammad dan Adil telah berganti nama Ibraniyaitu: Hayem Wravi dan 
Youshi. 

Adapun Rafael ben David aktivitasnya sekarang memegang kendali operasi Youtube di jantung kota Zionis. Kelebihan sang intel adalah: mahir dan menguasai bahasa Amiyah (keseharian) Mesir. 

Tugasnya mengupload vidio-vidio fitnah tentang perpolitikan Mesir. Termasuk fitnah-fitnah terhadap Presiden Moursi dan Ikhwanul Muslimin. Mungkin ini pula yang sering menjadi konsumsi dan amunisi para pembenci Ikhwanul Muslimin. 

Aksi Dumay Rafael ben David didukung oleh orang lapangan yang didanai Mossad, AS, dan beberapa negara Teluk. Untuk memblow upnya, maka TV-TV satelit di Mesir menjadikan gambar-gambar dan berita yang ia upload sebagai rujukan utama. 

Jadi mari semakin waspada, tak sedikit di antara kita yang terkecoh sehingga menganggap kudeta adalah lumrah. Wallahu A'lam.

_________________
By: Nandang Burhanudin (@AlBurhanCenter)

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger