Home » » Ikhwanul Muslimin Dipinggirkan, Mesir Diambang Kehancuran

Ikhwanul Muslimin Dipinggirkan, Mesir Diambang Kehancuran

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Kamis, 18 Juli 2013 | 19.56

Pada tanggal 17/7/2013 muncul informasi yang mendebarkan. Sumbernya, tiada lain dari triomacan2000-nya Abu Dhabi. Anda boleh percaya, boleh tidak. Bahkan menolak pun tidak dilarang.

Namun jika kita mau sedikit terbuka pikiran, bahwa apa yang terjadi di Mesir sebenarnya adalah apa yang direncanakan Israel. Ingat ungkapan media Israel yang diamini Dubes AS di Kairo, "Mesir telah kembali ke pangkuan Israel", "As-Sisi Pahlawan Israel." "IM adalah penghalang terbesar berdirinya Israel Raya!". 

Sang pemilik akun mengungkapkan rahasia-rahasia di balik peminggiran Ikhwanul Muslimin dalam panggung perpolitikan Mesir, hingga pemerintahan dikendalikan jarak jauh oleh Israel melalui El-Baradai, mantan kepala Badan Atom International. 

1. Kunjungan El-Baradai ke Israel, didorong dua hal utama:
  • El-Baradai resmi bergabung menjadi anggota Freemasonry International, sekaligus menerima tongkat komando untuk menjalankan misi-misi Freemasonry di Mesir. 
  • El-Baradai menerima cetak biru diplomatik yang detail dan ter-sechedule. Cetak biru tersebut berisi List Nama-nama Agen Israel, strategi menjaga loyalitas dan kinerja mereka di semua institusi negara Mesir mulai dari Yudikatif (polisi-jaksa-hakim), media massa (TV-radio-surat kabar), hingga militer. 
2. Minggu lalu, El-Baradai telah berjumpa dengan Tamer Pardo anggota utama Freemasonry International dan Direktur Badan Intelejen Israel Mossad di kantor Mossad, pusat Israel. 

3. El-Baradai diambil sumpah setia Freemasonry di hadapan welcome party (pesta penyambutan anggota baru) di Tel Aviv. Seluruh anggota freemasonry yang hadir mengucap sumpah setia untuk menjadikan El-Baradai sebagai Tokoh Negara, dengan kerja-dana-dan usaha Freemasonry sendiri. 

4. El-Baradai menegaskan, "Saya telah menuntaskan tugas pertama saya, yaitu menumpas Ikhwanul Muslimin (dari kekuasaan) dan saya siap menerima tugas kedua, agar saya dapat membuktikan bahwa saya layak meraih Nobel."

5. Pada kunjungan itu, Israel langsung memberikan Nationality (status warga negara), plus paspor Merah, dan uang sebesar 120 juta Dollar AS untuk memperlancar tugas-tugas El-Baradai di kemudian hari. 

6. El-Baradai langsung menjalin komunikasi intensif dengan Dhahi Khalfan -seorang mata-mata utama Israel- melaporkan bahwa teman-temannya di Israel sangat kagum atas sikap El-Baradai yang memberantas Gerakan Islam (terutama IM). El-Baradai mengajak sang intel utama untuk bekerjasama dengan dirinya. 

7. El-Baradai mendapat tugas khusus dibawah komando Tamer Pardo. Misi-misi khusus tersebut adalah: 
  • Menggagalkan rencana modernisasi alutsista (alat utama sistem persenjataan) Militer Mesir dengan sencata canggih-perusak yang di era Moursi gagasan modernisasi itu dilakukan atas dukungan China, Turki, Rusia, Brazil, dan Eropa Timur.
  • El-Baradai harus menjalin hubungan rahasia dengan tokoh-tokoh utama baik media, politikus, hakim-jaksa, dan intelejen.
  • El-Baradai diharuskan mengeksplorasi informasi-informasi dari intelejen yang strategis, berdampak politis, dan informasi superpenting untuk membuka jalan operasi intelejen Mossad di Mesir. 
  • El-Baradai ditugaskan untuk melatih, mempersenjatai, dan melejitkan organisasi geng Black Blok dan Tamarrud (anti Moursi-IM-gerakan Islam) untuk di kemudian hari geng-geng ini akan dijadikan alat sebagai ujung tombak pelaksanaan operasi Mossad. 
  • El-Baradai dibebani tugas untuk mendata nama-nama perwira militer yang antikudeta, untuk kemudian dijebak dengan dua pilihan: 1. siap bekerjasama secara rahasia atau 2. nyawa mereka dan keluarganya terancam.
  • El-Baradai ditugaskan untuk melakukan misi sangat rahasia-detail-terencana untuk menyuntikkan serum pembunuh Presiden Moursi dan serum yang sama akan digunakan untuk menghabisi Khalid Misy'al di Jordania. 
8. El-Baradai diberitahukan bahwa Abdul Fattah As-Sisi dan Shidqi Shubhi akan dihabisi dalam waktu dekat. Tujuannya agar stereotip militer berubah bukan lagi tukang kudeta, tapi berubah ke stereotip lain yang lebih nasionalis. 

9. Para pemimpin negara petrodollar (negara-negara Teluk pendukung kudeta) telah merencanakan dan mendanai program memprovokasi penduduk sekitar Rab'ah Al-Adawiya untuk membubarkan demonstrasi. 

10. Akan ada sekelompok gengster yang menyerang lokasi demo di Rab'ah Al-Adawiyah, namun media prokudeta akan menebar isu bahwa pelakunya adalah penduduk sekitar Rab'ah. 

Makin paham, mengapa semua menyerang Ikhwanul Muslimin! Dari kanan-kiri-depan-belakang. Dari yang liberal-sekuler hingga yang mengaku paling syariah dan paling dekat dengan Nabi. Namun ujung-ujungya, menjalankan misi dari Freemasonry dan Israel.

_____________________
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger