Home » » Dari Indonesia Untuk Mesir

Dari Indonesia Untuk Mesir

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Kamis, 11 Juli 2013 | 17.31

Oleh: Cipto (Kompasianer)

  • Sebenarnya, hubungan persaudaraan Indonesia – Mesir sudah terjalin lama, sebelum Indonesia merdeka.
  • Waktu itu, Mesir menjadi salah satu negara tujuan diplomat RI untuk mengkampanyekan kemerdekaan RI.
  • Negara-negara Arab, diantaranya Mesir sangat berperan nyata dalam usaha kemerdekaan Indonesia.
  • Waktu itu, negara-negara Arab yang paling dahulu mengakui RI dan paling dahulu mengirim misi diplomatiknya ke Jogya, dan paling dahulu memberi bantuan biaya bagi diplomat – diplomat RI di luar negeri.
  • Mesir, Siria, Irak, dan Arab Saudi memelopori pengakuan de jure RI, bersama Afganistan, Iran dan Turki mendukung kemerdekaan RI.
  • Para diplomat RI memanfaatkan setiap konferensi-konferensi di negara-negara itu untuk mengemukakan persoalan Indonesia agar menjadi perhatian negara-negara Arab, bahwa di Timur jauh ada 70 juta kaum muslimin Indonesia (waktu itu), sebagai saudara mereka yang terikat dalam agama yang sedang berjuang menuntut kembali kedudukan mereka diantara negeri-negeri yang hidup merdeka.
  • Langkah Mesir dalam membantu kemerdekaan RI sangat nyata dalam perang opini media.
  • Sebagai contoh, pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan ‘ucapan selamat’ Mufti Besar Palestina Amir Al-Husaini bertepatan dengan pengakuan Jepang atas kemerdekaan RI.
  • Kemudian, kemudian berita ini disebar-luaskan oleh M. Zein Hassan Lc, Lt, salah satu Diplomat waktu itu.
  • Namun, kedutaan Belanda di Kairo membantah berita itu di harian “Le Journal d’ Egypte” dengan mengatakan baru berupa janji dari Jepang.
  • Tapi, harian “Al-Ahram” yang dipimpin Abdul Hamid Al-Ghamrawi, yang juga Wartawan Mesir berdiri disamping Indonesia, akhirnya bantahan kedutaan Belanda tidak diperhatikan rakyat Timut Tengah.
  • Sebagai balasan terima kasih, di era 50’an dan awal 60’an RI, dan terutama TNI memberikan dukungan dan bantuan kepada pejuang kemerdekaan di Timur Tengah walau Indonesia waktu itu sedang menghadapi operasi militer.
  • Dengan mengingat kembali sejarah, maka seharusnya Pemerintah Indonesia/ Presiden RI punya alasan kuat untuk berperan nyata dan aktif untuk membantu menstabilkan suhu politik di Mesir yang terus bergejolak pasca Kudeta Presiden sah Mesir, Muhammad Mursy, Al-Hafidz.
  • Anggap saja, langkah ini sebagai upaya ucapan terima kasih negara Indonesia atas peran negara-negara Arab diantaranya Mesir yang mengakui kemerdekaan RI.
  • Yang dibutuhkan sekarang bukan sekedar pernyataan keprihatinan dari pemerintah RI. Tapi peran besar RI dalam meredam konflik Mesir.
  • Seperti langkah nyata PM Turki, Erdogan yang akan melaporkan militer Mesir ke PBB terkait penembakan demonstran pro Mursy yang sedang Sholat Subuh.
  • Tapi kalau pemerintah kita juga tidak mau berbuat apa-apa untuk Mesir, minimal kita sebagai anak bangsa mengirim doa untuk saudara-saudara kita di Mesir.


___________
  • Referensi: Buku “Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri” ditulis oleh M. Zein Hassan, Lc, Lt diterbitkan oleh percetakan Bulan Bintang Tahun 1980
  • http://sosbud.kompasiana.com/2013/07/11/dari-indonesia-untuk-mesir-576153.html
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger