Home » » Fahri Hamzah Bangkitkan Semangat Caleg PKS Se-Jawa Timur

Fahri Hamzah Bangkitkan Semangat Caleg PKS Se-Jawa Timur

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Senin, 03 Juni 2013 | 21.31

Surabaya, 3 Juni 2013. Hari ini, Senin siang hingga menjelang maghrib, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta bersama rombongan DPP PKS datang secara khusus datang ke Surabaya guna membangkitkan semangat pemenangan Calon Legislatif PKS se-Jawa Timur. Acara berlangsung dengan penuh pekikan takbir yang membahana itu hingga menjadikan suasana gedung WTC Surabaya menjadi lain dari biasanya.

Pusat perbelanjaan alat-alat komunikasi yang terletak di jantung kota Surabaya itu mendadak berubah menjadi layaknya sebuah perhetalan tabligh akbar. Secara bergantian Pengurus DPW PKS Jawa Timur dan Pengurus DPP PKS Pusat memberikan orasinya terkait dengan perkembangan perpolitikan saat ini, dimulai dari orasi politik oleh Ustadz dr. Hammi Wahyunianto yang mengawali acara pembekalan caleg dengan memaparkan perkembangan dakwah di Jawa Timur serta optimisnya kader-kader akar rumput untuk memenangkan Partai Dakwah ini. Beliau menyampaikan, bahwa saat ini jumlah kader PKS yang aktif berdakwah sudah mencapai angka 60.000, yang siap memback-up kerja-kerja dakwah di Jawa Timur.

Ketua DPW, Ustadz Hammi Wahyunianto - mengawali pembekalan
Dengan jumlah 663 kecamatan di kabupaten-kota, hampir 100% struktur kepengurusan tingkat cabang telah eksis dan siap bekerja, sedangkan untuk kepengurusan tingkat ranting dari 8.640 desa sudah terpenuhi 60%-nya. Tak lupa dalam setiap orasinya Ketua DPW PKS Jawa Timur selalu meneriakkan yel-yel yang membakar semangat kader PKS.
  1. Ketika dipekikkan yel-yel dengan kata "Salam satu nyali" maka secara serempak peserta hadirin yang hadir menyahut: "PKS Wani"
  2. Dan, ketika dipekikkan kata-kata: "Lek aku PKS", maka segera membahana: "Koen kate lapo"
Sontak gedung WTC yang merupakan pusat perbelanjaan menjadi riuh rendah oleh pekikan kader-kader PKS tersebut.

Peserta Akhwat - yang tetap semangat
Selanjutnya, anggota Dewan Syari'ah Pusat Ustadz Rofiq Munawwar LC, menyampaikan orasinya dengan mengingatkan kepada para kader, bahwa untuk setiap Caleg wajib memastikan "niat yang lurus" dalam upaya pemenangan pemilu 2014. Di saat PKS sedang diguncang dengan fitnah yang hebat, sudah saatnya kita bangkit untuk menjawabnya dengan amal-amal kerja yang nyata di masyarakat demi terwujudnya, Indonesia yang bermartabat.

Parikan Anak Khas Suroboyoan
Acara pembekalan Caleg tersebut juga diselingi dengan Seni Parikan khas Suroboyoan, yang dibawakan oleh adik Bagus dan Dimas, anak dari kader-kader PKS. Mereka tampil sangat kocak hingga tawa terpingkal-pingkal dari peserta hadirin tak putus-putusnya saat mendengar celotehan dan banyolan mereka. Beberapa sindiran diberikan oleh mereka, seperti plesetan kata "Caleg" yang kepanjangannya diplesetkan menjadi "Cangkeme Legrek - Mulutnya Rusak (red.)", karena banyaknya Caleg yang suka tebar pesona dan janji-janji gombal. Begitu mereka terpilih menjadi anggota DPR, mereka ingkar janji dan pura-pura lupa dengan janji-janji manisnya yang dulu.

Acara selanjutnya, adalah momentum yang paling ditunggu-tunggu peserta hadirin adalah orasi dari "Sang Macan PKS", Bang Fahri Hamzah. Dalam orasinya Bang Fahri menyampaikan tentang "Kegalauan Penegakan Hukum di Indonesia oleh KPK". Saat ini KPK telah terjebak kepada penerjemahan hukum yang salah kaprah, menegakkan hukum dengan tebang pilih dengan telah melakukan praktek-praktek penerapan hukum secara tirani. KPK telah berlaku tidak adil, KPK telah berlaku sewenang-wenang dan menegakkan hukum dengan cara yang jahat, serta melakukan festivalisasi kasus hukum LHI dengan gaya mengejek dan penghancuran karakter.

"Saat ini dan juga kapanpun PKS tidak ingin melawan KPK sebagai institusi, tetapi penegakan hukum yang dilakukan oleh oknum-oknum KPK tampak sewenang-wenang dan telah keluar dari batas-batas nalar logika hukum. Bangsa Indonesia dinistakan oleh KPK seakan-akan bangsa ini adalah bangsa maling".

"KPK telah melakukan festivalisasi kasus hukum menjadi layaknya sebuah totonan infotainmen, yang dibumbuhi praktek-praktek penghancuran karakter, terutama kepada LHI. Prinsip-prinsip pengadilan dengan cinta tidak ada di negeri ini. Tidak akan ada efek jera, bila pelaku kejahatan dihukum dengan tidak adil".

Bang Fahri Hamzah - saat membakar semangat peserta
Selanjutnya Fahri mengisahkan sebuah cerita seorang perempuan datang ke Rasulullah S.A.W. yang minta dihukum rajam, karena ia mengaku telah melakukan perbuatan zinah. Tetapi Rasulullah tidak segera menanggapainya dan beliau berkata: "Tunggulah sampai ada bukti". Setelah perempuan tersebut hamil, kembali ia datang kepada Rasulullah dan meminta untuk dihukum rajam, lagi-lagi Rasulullah S.A.W. tidak menanggapinya dan hal itu berulang hingga perempuan tersebut melahirkan anak yang dikandungnya. kemudian ia datang lagi kepada Rasulullah untuk dihukum rajam, dan Rasulullah-pun belum meng-iyakan: "Tunggulah hingga engkau menyapihnya". Dan ketika hukuman akan diberikan kepada perempuan tersebut, ada salah seorang yang hadir menyaksikan dengan mentertawakan (mengejek) perempua itu. Maka Rasul-pun menegur orang tersebut dan beliau mengatakan: "Demi Alloh dia wanita itu akan menjadi penghuni surga".

Terhadap kondisi ini, selanjutnya Fahri menyampaikan bahwa PKS tengah dan akan terus bersungguh-sungguh untuk terus melakukan reformasi di bidang hukum, dengan:
  1. Pulihkan hukum dengan cinta
  2. Pulihkan kebebasan kerja agar hidup bergairah
  3. Pulihkan Rasa keadilan sosial maka akan ada harmoni
Di akhir penyampaian orasinya, Bang Fahri mengingatkan kembali kepada aparat penegak hukum: "Hukum harus dikeluarkan dari kedengkian dan tujuan untuk mencari popularitas, karena adanya hukum di dalam Islam adalah wujud kecintaan Allah terhadap hambanya" sambung Fahri. Allahu akbar...!!!

Posted: by Admin
Share this article :

2 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger