Home » » Cara Cerdas Memilih Partai

Cara Cerdas Memilih Partai

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Minggu, 09 Juni 2013 | 16.23

Oleh: Enjang Anwar Sanusi (@enjang_as)

Kawan-kawan yang dibesarkan pada zaman orde baru mungkin masih ada yang mengingat lagu berikut ini.

Pemilihan umum telah memanggil kita
S’luruh rakyat menyambut gembira
Hak demokrasi Pancasila
Hikmah Indonesia merdeka

Pilihlah wakilmu yang dapat dipercaya
Pengemban AMPERA yang setia
Di bawah Undang-undang Dasar 45
Kita menuju ke Pemilihan Umum

Pada zaman itu, lagu ini selalu diputar saat menjelang pemilu. Sehingga pemilu sangat begitu sakral dan semua rakyat menyambut “gembira”

Didorong oleh kecintaan yang luhur pada ibu pertiwi dan harapan besar akan pemilu yang menghasilkan wakil rakyat yang cerdas juga tangkas, berikut saya sampaikan langkah-langkah yang cerdas bagi para pemilih untuk menentukan pilihan. Langkah-langkah ini pernah saya lakukan tempo dulu, ketika pemilu zaman reformasi pertama kali digelar. Tentunya dengan sedikit penyesuaian karena zaman telah berubah. Adapun langkah-langkah itu sebagai berikut :

1. Pertama
Kumpulkan informasi tentang partai sebanyak-banyaknya. Seluruh partai, dimulai dari partai besar, medioker hingga gurem. Yang islamis, nasionalis, nasionalis agak religius, kanan kiri oke, pokoknya seluruh partai. Toh saat ini cuma ada dua belas partai, berkurang jauh dari peserta pemilu tahun 1999 yang empat puluh delapan kontestan. Saat ini ada media internet pula, jadi tak perlu merogoh kocek yang banyak untuk membuat kliping koran.  Kumpulkanlah informasi dari segala macam media. Yang mainstreem maupun partisan. Juga informasi yang positif maupun negatif.

2. Kedua
Setelah segala informasi terkumpul dan menjejali otak. Sekarang saatnya untuk mengosongkan pikiran anda dari segala macam informasi. Hilangkan rasa kecenderungan kepada partai tertentu. Anggaplah semua partai baik atau semua partai buruk. Anggaplah segala informasi yang beredar hanya sampah belaka. Anggaplah semua media baik yang mainstreem maupun blak-blakan partisan tidak memberikan informasi yang berimbang dan cenderung memihak.

3. Ketiga
Buatlah database mengenai alamat-alamat seluruh kantor partai. Saat ini peraturan KPU mengharuskan seluruh partai mempunyai kantor perwakilan di tingkat kabupaten. Diantara partai-partai itu ada yang sudah memiliki kantor sendiri, ada yang mempunyai kantor warisan zaman orde baru, ada yang numpang di rumah milik anggotanya, ada juga yang sewa ruko dan dibuka hanya setahun menjelang pemilu

4, Keempat
Datangilah kantor-kantor partai itu satu persatu, cermati kegiatan di kantor partai tersebut. Perhatikanlah apa yang sedang dilakukan mereka. Apa yang sedang dilakukan satpam/satgas partai hingga kader-kader partai lainnya. Kalau bisa, temuilah pengurus partai yang sedang berada di kantor partai itu, Mintalah waktu untuk mengobrol tentang keadaan perpolitikan negeri ini. Katakan saja bahwa anda adalah warga negara republik Indonesia yang mencintai demokrasi dan belum menentukan pilihan. Jika tak ada pengurus partai, cukuplah anda mencari orang yang paling bertanggung jawab yang sedang berada disana. Jika tak ada pula, cukuplah mengobrol dengan satgasnya. Pada tahap ini, anda harus tetap netral dan berpikiran positif seburuk apapun atau sebaik apapun respon yang diberikan. Jika empat lima kali berkunjung, kantor partai itu tetap sepi penghuni ??? saya sih menyarankan anda untuk menghapus partai itu dari daftar memori.

5. Kelima
Datang lagi ke beberapa kantor partai yang pada tahap keempat memberikan respon positif. Respon positif itu antara lain: kantor partai tersebut ada penunggunya, sambutannya positif meskipun anda masih berusia muda, ramah, nyaman di hati, ada yang ngasih semacam kopi atau teh hangat @_@

6. Keenam
Cobalah menjadi anggota partai tersebut. Katakan kepada mereka bahwa anda ingin menjadi kader partai dan bukan simpatisan biasa. Jangan satu partai tetapi dua partai dan dalam waktu yang bersamaan agar bisa dibandingkan (Jangan bilang-bilang kalau anda berdiri di dua kaki ^_^) Kalau punya waktu banyak cobalah mendaftar di tiga partai sekaligus. Pilihlah partai yang menarik perhatian anda dan memiliki kekhasan bahkan sering terlibat beda pendapat di dunia politik. Misalnya Demokrat dan PKS atau PDIP dan PKS atau boleh juga PPP/PAN dan PKS. Jika memilih tiga partai, anda bisa mendaftar di Demokrat, PDIP dan PKS. Kenapa harus ada PKS nya ? Deretan tulisan di kompasiana, selalu ada PKS.  Banyak caci maki, banyak pula yang memuji. Century, sapi hingga koalisi selalu ramai ngomongin PKS.

7. Ketujuh
Nah.. selama anda menjadi kader partai-partai tersebut dalam waktu yang bersamaan. Tentu ada dapat membandingkan dan mengetahui dengan pasti kegiatan partai tersebut di masyarakat. Anda juga bisa mendapatkan informasi serta jawaban atas berbagai informasi atau permasalahan yang menimpa partai tersebut. Anda dapat pula mendapatkan kesimpulan, partai mana yang mempunyai pengaruh positif terhadap diri anda secara pribadi.

8. Kedelapan
Tinggalkanlah partai yang menurut anda kurang baik, baik bagi masyarakat maupun diri anda secara pribadi. Kalau menurut saya yang kurang baik itu antara lain, hanya aktif jelang pemilu, hanya menggelar konser dangdut, hanya bagi-bagi kaos saja. Ah… sebaiknya anda buktikan sendiri.

Selamat berwisata demokrasi !
Mari menuju ke pemilihan umum ^_^


*****
Sumber: http://politik.kompasiana.com/2013/06/09/cara-cerdas-memilih-partai-565975.html
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger