Home » » Aksi Terapis PKS, Bangun Kepercayaan Warga

Aksi Terapis PKS, Bangun Kepercayaan Warga

Dipublikasikan Oleh PKS Dau pada Rabu, 05 Juni 2013 | 12.37

Oleh: Nasrulloh Mu (Kompasianer)

Telpon dari Pak Hansip soal anaknya yang kena stroke selama 1,5 tahun segera ditindaklanjuti oleh kader PKS. Beberapa kader PKS segera meluncur ke rumah pak Hansip. Bersilaturahim dengan beliau juga dengan anaknya yang terkena stroke.

Dia pun bercerita, bahwa anaknya sudah tidak bekerja sejak terkena stroke, begitu pula dengan rumah tangganya yang berantakan sejak terkena stroke. Untuk menyembukan penyakitnya tidak mungkin karena biayanya sangat mahal.

Alhamdulillah, kader PKS di desaku ada yang berprofesi sebagai terapist. Dia cukup tahu tentang seni pengobatan alternatif. Seperti, bekam, bekam tanduk, pengobatan melalui lebah, lintah, akupuntur, urut dan air. Akhirnya dia diberi tanggungajawab untuk mencoba menyembuhkan penyakitnya.

Tanggal 4 Juni 2013 kemarin, kader PKS memeriksa anaknya. Badan yang terkena stroke terasa sangat dingin. Mungkin ada penyumbatan aliran darah yang sangat kuat. Lidahnya berwarana putih dan kaku.

Sang kader memulai dengan melemaskan otot dan urat syaraf pada bagian yang terkena stroke. Lalu dilakukan pengobatan dengan bekam tanduk. Namun aneh, tubuhnya tidak merasakan panas apapun. Padahal agar tanduk bisa menarik kulitnya dibutuhkan api. Namun dia sama sekali tidak merasakan panasnya api.

Penyembuhan tidak saja dilakukan dari sisi fisiknya. Juga dari sisi kejiwaan. Sang kader PKS, memberikan alat kontrol harian, agar dia konsisten menjaga kesehatan jiwanya. Kartu kontrol berupa, penunaian shalat wajib dan sunah, konistensi berjalan di tanah yang panas, hingga wirid harian yang ditiupan ke air sebagi alternatif pengobatan.

Agar tubuh yang terkena stroke tidak dingin dan membuka sumbatan aliran darah, maka kader yang lainnya sudah menyiapkan kendaraan untuk pergi ke pemandian air panas.

Alhamdulillah, dari aksi para kader PKS ini, kepercayaan diri anak pak Hansip mulai terlihat dari wajahnya. Selama ini, dia hanya mengurung diri dirumah sambil meratapi penyakitnya yang dianggap tidak mungkin sembuh.

Syafakallah, saudaraku, semoga Allah menyembuhkan penyakitnya.

=====

Sebelumnya Nasrulloh Mu juga menulis artikel yang mengisahkan seorang Kelapa Desa yang terkena Stroke selama kurang lebih satu tahun dan akhirnya bisa kembali bekerja setelah sekian lama berbaring tak berdaya di rumah. Ini dia kisahnya...

Seorang staff desa (kelurahan) bagian kesejahteraan rakyat di desaku ternyata sudah  lama tidak ngantor ke kantor desa karena stroke yang dialaminya. Sudah hampir satu tahun dia terkena stroke walau sudah berobat kemana-mana.

Hasil temuan itu ditindaklanjuti oleh kader-kader PKS dengan membuat program wisata teraphi ke pemandian air panas gunung pancar di Kecamatan Babakan Madang Bogor.

Saat kader PKS menghubungi beliau, beliau menolak karena alasan tidak punya uang. Sang kader PKS pun menjelaskan, semua biaya pemberangkatan ke gunung pancar ditanggung oleh PKS. Beliau hanya menanggung biaya terapi yang nilainya hanya 30 ribu rupiah. Namun dia tetap menolaknya dengan alasan tidak punya uang.

Cerita punya cerita, ternyata dia sudah beberapa kali mengalami hal yang sama. Ada saja yang mengajak berobat dengan alasan biayanya tidak besar namun setelah sampai ditempat berobat ternyata biayanya mencapai jutaan rupiah. Pengalaman pahit itulah yang membuat beliau menolak ajakan kader PKS.

Entah mengapa, pada tanggal 22 Maret 2013, beliau menghubungi kader PKS. Beliau siap untuk mengikuti program wisata terapi PKS. Dengan bermodal mobil yang dimiliki kader PKS. Para kader pun beraksi melakukan amal dakwahnya.

Semua biaya bensin, tol, dan ongkos masuk ke pemandian ditanggung oleh kader PKS. Disana beliau, mandi dipemandian air panas bersama istrinya, lalu melakukan terapi air panas yang sudah disiapkan oleh pengelola pemandian.

29 Maret 2013, beliau menelpon lagi bahwa akan mengikuti wisata terapi PKS. Karena dari pengalaman pertamanya, tangannya yang tidak bisa digerakan sekarang sudah bisa digerakan walau masih sedikit.

Mengingat  respon positifnya, akhirnya program PKS ini dilakukan rutin sepekan sekali. Sekarang, setelah hampir 3 bulan mengikuti progaram PKS, beliau sudah bisa ngantor ke kantor desa, ikut rapat desa, dan bisa membawa motor sendiri.

Kader PKS hanya berdoa, semoga kesembuhannya bisa memberikan kemanfaatan yang lebih besar kepada masyarakat desa. Karena beliau merupakan staff kesejahteraan rakyat di desa ku.

Sekarang, disaat sehat, kader PKS hanya menanggung biaya bensin kendaraan saja, sedangkan tol dan biaya masuk kepemandian sudah ditanggung oleh beliau.

Keberhasilan program ini mulai menyebar dimasyarakat desa. Semalam kader PKS ditelpon oleh seorang anggota Hansip. Pak Hansip meminta anaknya yang terkena stoke selama 1,5 tahun agar ikut dalam program tersebut.

Alhamdulillah, program yang sederhana ini, yang biayanya diambil dari kantong-kantong kader PKS di desa ku, sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.

*****
Sumber:
*http://politik.kompasiana.com/2013/06/05/aksi-terapis-pks-bangun-kepercayaan-warga-562382.html
*http://politik.kompasiana.com/2013/06/03/wisata-terapi-pks-sembukan-stroke-staff-kelurahan-561763.html
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Kiprah Kader PKS

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM OPINI

Arsip lain Kategori ini »

KOLOM INSPIRASI

Arsip lain Kategori ini »

KUMPULAN KULTWEET

Arsip lain Kategori ini »
Published by : PKS Dau ~ Indonesia
Copyright © 2013. PKS Dau ~ Indonesia - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger